AHLAN WASAHLAN

AHLAN WASAHLAN

Monday, February 14, 2011

BINTANG-BINTANG DI ANGKASA

langit yang sungguh indah memancarkan kilauan bintang..terdetik jauh di sudut hati sahabat pena..betapa taajubnya dengan ciptaan YANG MAHA ESA..adakah teknologi buatan tangan manusia mampu mencipta alam semesta yang bergerak ligat secara teratur...tanpa berlaku sedikit kecacatan pun pada ciptaannya..betapa hebatnya..namun di sebalik kilauan bintang dan kegelapan malam ini terungkap suatu rahsia..sedang manusia leka melayan mimpi-mimpi indah...di saat kegelapan malam yang indah sebegini,,terdengar suara-suara manusia yang mana pada waktu siangnya penat mencari rezeki ibarat buaya mencari makan untuk anaknya..dan pada malam harinya dipenuhi dengan ibadat kepada ALLAH dengan sepenuh jiwa raga.. mereka ini menangisi dosa-dosa yang telah mereka lakukan di muka bumi ALLAH yang sungguh indah ini..

 Rasulullah saw bersabda : “Allah turun ke langit dunia pada 1/3 malam yang terakhir, lalu ia berfirman: Barangsiapa yang berdoa kepadaKu pasti Aku kabulkan. Barangsiapa yang memohon kepadaKu pasti Aku beri, dan barangsiapa yang meminta ampun kepadaKu pasti Aku ampuni. (HR. Muslim)

: Hai orang-orang berselimut. Bangunlah ( untuk solat ) di malam hari kecuali sedikit ( daripadanya ) ( Al-Muzzammil : 1 - 2 )



betapa khusyuknya mereka mempersiapkan diri mereka untuk menghadap ALLAH..ingin sahabat pena utarakan  persoalan kepada para pembaca adakah kita sudah bersedia menghadap ALLAH S.W.T...apakah bekal yang akan kita bawak...adakah dengan berbekalkan harta kita yang berbilion ataupun amalan kita sehari-hari,,,sahabat pena ingin mengajak para pembaca berfikir secara meluas... 



Allah SWT berfirman dalam Surat Ali’Imran Ayat 133:



Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu (Allah SWT) dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang taqwa (muttaqin).
Selanjutnya Allah SWT menguraikan tanda-tanda orang yang taqwa, dalam Surat Ali’Imran Ayat 134:

(yaitu) Orang-orang yang berinfaq (karena Allah SWT), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mereka yang pemaaf terhadap (kesalahan) manusia. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Marilah terlebih dahulu kita coba memahami apakah itu Taqwa. Taqwa memiliki tiga tingkatan. Ketika seseorang melepaskan diri dari kekafiran dan mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah, dia disebut orang yang taqwa. Didalam pengertian ini semua orang beriman tergolong taqwa meskipun mereka masih terlibat beberapa dosa. Jika seseorang menjauhi segala hal yang tidak disukai Allah SWT dan RasulNya (SAW), ia memiliki tingkat taqwa yang lebih tinggi. Yang terakhir, orang yang setiap saat selalu berupaya menggapai cinta Allah SWT, ia memiliki tingkat taqwa yang lebih tinggi lagi
wallahua'lam..barakallah..

2 comments: