AHLAN WASAHLAN

AHLAN WASAHLAN

Sunday, February 20, 2011

AMANAH yANg DiGaLaS

Sudah seminggu sahabat pena bersama sahabat-sahabat di sini membuka pejabat baru..saling bekerjasama membentuk generasi muttaqin..di bawah naungan irsyad training motivation..sahabat pena sedang berusaha menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman untuk digunakan pada masa akan datang kelak..di sini sahabat pena dapat mempelajari erti ketekunan dalam kehidupan...untuk memperkembangkan sesuatu aspek..memerlukan kesungguhan yang mendalam..setiap kerja yang dilakukan memerlukan ketelitian yang mendalam...



تَرَى الْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِيَ تَمُرُّ مَرَّ السَّحَابِ صُنْعَ اللَّهِ الَّذِي أَتْقَنَ كُلَّ شَيْءٍ إِنَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَفْعَلُونَ


“Dan engkau melihat gunung-ganang lalu menyangkanya tetap membeku, padahal ia bergerak cepat seperti bergeraknya awan; demikianlah perbuatan Allah yang telah membuat tiap-tiap sesuatu dengan begitu teliti (rapi). Sesungguhnya Dia (Allah)amat mendalam pengetahuan-Nya akan apa yang kamu lakukan” – an Naml:88, al Quranul Karim




Tanpa ada ketekunan dan kesungguhan,..kerja yang dilakukan tidak akan teratur...disebabkan itu untuk memikul amanah yang dipertanggungjawabkan sememangnya menjadi beban tetapi itulah pengalaman yang akan digunakan 
sahabat pena pada masa akan datang..insyaALLAH.



إن الله يحب أحدكم إذا عمل عملا ان يتقنه
[ Sesungguhnya Allah menyukai seseorang yang apabila  melaksanakan sesuatu pekerjaan, dilaksanakannya  dengan tekun ]

setiap manusia memerlukan ilmu kerana ilmu adalah cahaya penerang jalan..oleh itu marilah para pembaca bersama sahabat pena berusaha dengan tekun mencari seberapa banyak ilmu kerana ilmu itu luas bidangnya..seperti mana ilmu pengetahuan yang terdapat di dalam Al-Quran..oleh itu kita sewajarnya berusaha semampu mungkin memahami intisari-intisari ayat yang terdapat di dalamnya 

wallahua'lam

Tuesday, February 15, 2011

NIKMATNYA GERIMIS HUJAN




Gerimis hujan membasahi bumi menyuburkan tanaman yang menjadi punca rezeki kepada manusia.. sekaligus mengucapkan tanda syukur kepada ALLAH dengan penuh keikhlasan..tetapi tatkala hujan membawa beban kepada mereka..mereka secara tidak langsung melemparkan tokmahan dan kejian kepada pencipta alam ini..betapa bongkaknya manusia sedemikian rupa..mereka langsung tidak menghargai apa yang telah diberikan kepada diri mereka..para pembaca..sahabat pena mendapat ilham menulis tajuk sebegini kerana sahabat pena baru sahaja selesai bermandikan air semula jadi yang turun dari langit..terasa seluruh badan berada di kawasan kutub utara..tetapi hikmahnya sahabat pena dapat merasai kesusahan insan yang kurang bernasib baik...di saat kita beratapkan bumbung mereka beratapkan langit..ketika kita dengan penuh sopannya membuang rezeki ke dalam tong sampah mereka pula dengan penuh rasa kasih sayang sanggup mencari makanan hasil sisa yang terdapat dalam tong sampah untuk memenuhi keperluan anak mereka..


Firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7 yang bermaksud: "Dan (ingatlah) tatkala Tuhan kamu memberitahu: 'Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur nescaya Aku akan tambahi nikmatKu kepada kamu dan jika kamu kufur engkar sesungguhnya azab siksaKu amatlah keras".

penuhilah jiwa kita dengan mengucapkan lafaz syukur kepada ALLAH dan sentiasa mengelakkan diri kita daripada sifat bongkak dan takabbur kerana sifat-sifat ini adalah sifat iblis naklatullah








Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada malaikat: "Tunduklah (beri hormat) kepada Nabi Adam". Lalu mereka sekaliannya tunduk memberi hormat melainkan Iblis; ia enggan dan takbur, dan menjadilah ia dari golongan yang kafir.


 WALLAHUA'LAM....   

Monday, February 14, 2011

BINTANG-BINTANG DI ANGKASA

langit yang sungguh indah memancarkan kilauan bintang..terdetik jauh di sudut hati sahabat pena..betapa taajubnya dengan ciptaan YANG MAHA ESA..adakah teknologi buatan tangan manusia mampu mencipta alam semesta yang bergerak ligat secara teratur...tanpa berlaku sedikit kecacatan pun pada ciptaannya..betapa hebatnya..namun di sebalik kilauan bintang dan kegelapan malam ini terungkap suatu rahsia..sedang manusia leka melayan mimpi-mimpi indah...di saat kegelapan malam yang indah sebegini,,terdengar suara-suara manusia yang mana pada waktu siangnya penat mencari rezeki ibarat buaya mencari makan untuk anaknya..dan pada malam harinya dipenuhi dengan ibadat kepada ALLAH dengan sepenuh jiwa raga.. mereka ini menangisi dosa-dosa yang telah mereka lakukan di muka bumi ALLAH yang sungguh indah ini..

 Rasulullah saw bersabda : “Allah turun ke langit dunia pada 1/3 malam yang terakhir, lalu ia berfirman: Barangsiapa yang berdoa kepadaKu pasti Aku kabulkan. Barangsiapa yang memohon kepadaKu pasti Aku beri, dan barangsiapa yang meminta ampun kepadaKu pasti Aku ampuni. (HR. Muslim)

: Hai orang-orang berselimut. Bangunlah ( untuk solat ) di malam hari kecuali sedikit ( daripadanya ) ( Al-Muzzammil : 1 - 2 )



betapa khusyuknya mereka mempersiapkan diri mereka untuk menghadap ALLAH..ingin sahabat pena utarakan  persoalan kepada para pembaca adakah kita sudah bersedia menghadap ALLAH S.W.T...apakah bekal yang akan kita bawak...adakah dengan berbekalkan harta kita yang berbilion ataupun amalan kita sehari-hari,,,sahabat pena ingin mengajak para pembaca berfikir secara meluas... 



Allah SWT berfirman dalam Surat Ali’Imran Ayat 133:



Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu (Allah SWT) dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang taqwa (muttaqin).
Selanjutnya Allah SWT menguraikan tanda-tanda orang yang taqwa, dalam Surat Ali’Imran Ayat 134:

(yaitu) Orang-orang yang berinfaq (karena Allah SWT), baik diwaktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mereka yang pemaaf terhadap (kesalahan) manusia. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Marilah terlebih dahulu kita coba memahami apakah itu Taqwa. Taqwa memiliki tiga tingkatan. Ketika seseorang melepaskan diri dari kekafiran dan mengada-adakan sekutu-sekutu bagi Allah, dia disebut orang yang taqwa. Didalam pengertian ini semua orang beriman tergolong taqwa meskipun mereka masih terlibat beberapa dosa. Jika seseorang menjauhi segala hal yang tidak disukai Allah SWT dan RasulNya (SAW), ia memiliki tingkat taqwa yang lebih tinggi. Yang terakhir, orang yang setiap saat selalu berupaya menggapai cinta Allah SWT, ia memiliki tingkat taqwa yang lebih tinggi lagi
wallahua'lam..barakallah..

Tuesday, February 8, 2011

manakah yang lebih penting??

Antara kehidupan  dunia yang hanya sementara ataupun kehidupan  akhirat yang kekal abadi..manakah yang lebih penting...cuba para pembaca bersama sahabat pena  renungkan kehidupan apakah yang kita impikan di suatu tempat yang kekal abadi..inilah yang cuba penulis sampaikan kepada para pembaca..seandainya kita sebagai makhluk ALLAH yang esa mempersibukkan diri kita dengan PANGKAT..HARTA..JAWATAN di DUNIA...sehinggakan lupa tanggungjawab kita yang sebenarnya di dunia ini,..untuk apakah kita di ciptakan..bagaimanakah keadaan kita di titian neraca ALLAH S.W.T..bagaimanakah keadaan kita di padang mahsyar..samaada kita akan ditempatkan bersama golongan mujahidin ataupun bersama kafirin... muhasabah diri kita..hakikat tujuan sebenar kita.




 "Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main"
(Ad-Dukhan ayat 38).. 



adakah tujuan kita berada di muka bumi ini hanya untuk bersuka ria?? untuk apa kita berada di tempat yang sebigini rupa..tempat yang mana kita tidak tahu bila ajal datang menjemput..tempat yang hanya sementara.. 

"Tidak Aku (Allah) jadikan jin dan manusia melainkan untuk mengabdikan diri kepada-Ku." (Surah az-Zariyat ayat 56)

sama-sama para pembaca dan sahabat pena renungkan.KEJARLAH AKHIRAT NESCAYA DUNIA AKAN MENGEJAR KITA
WALLAHUA'LAM.

Friday, February 4, 2011

cinta yang tidak kenal usia

ketika kita leka dengan urusan duniawi..nun  jauh sudut di sana kita di lihat oleh sang esa...melihat betapa khusyuk hamba-hambaNya bercinta..bukan bercinta kepada keangungan sang mentari..bukan bercinta kepada zatNya..tetapi cinta kepada pasangannya hingga melupakan urusan akhirat..ingatlah saat kamu leka bersama pasangan kamu..ALLAH juga yang melindungi kamu daripada segala bahaya.. sepatutnya kita lebih mencintai sang RABB lebih daripada segalanya...kerana sesungguhnya ALLAH yang menghidupkan kita dan mematikan kita