
"Jadilah sepertinya,
sinar cahaya kepada semua,
sumber tenaga segala,
paksi untuk semesta,
sinarnya sampai
walau dalam gelita.......
Kegelapan dalam diri perlu disisihkan sepenuhnya dengan mendalami dan mengamalkan ISLAM dalam semua aspek kehidupan,daripada yang sekecil-kecilnya sehingga kepada sebesar-besar perkara..ia tidak terhenti di situ..ibarat MATAHARI.cahaya ISLAM yang menyuluh hidup sendiri perlu dikongsikan bersama insan di sekeliling..
(Dan matahari berjalan di tempat peredarannya)
Kita perlu menjadi seperti MATAHARI, menunjuk jalan,menyuluh kebenaran buat hati-hati yang masih mencari.menjadi matahari adalah sesuatu yang perlu diusahakan secara bersama,agar ummah ini terislah,agar kita dapat mencapai matlamat hidup ini insyaALLAH...
“Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia?”
(QS. 22 Al-Hajj : 18)
(QS. 22 Al-Hajj : 18)
Moga cetusan ini mampu melahirkan dan membentuk jiwa-jiwa yang bangkit seperti sang mentari insyaALLAH..
matahari,
penyedar kepada masa,
penentu kepada arah,
sungguh manusia memerlukannya,
baik di langit mahupun di bumi.
matahari di langit sudah kita ketahui.
maka siapa yang bergerak menjadi matahari di bumi,
menyedarkan sekalian manusia?
tidakkah kau melihat matahari?
besarnya,panasnya,kuatnya,
sungguh apakah yang dapat memadamkannya?
dan tidak pernahkah kamu bertanya
bagaimana pula penciptanya?
wallahua'lam
hasil ilham:kumpulan cerpen tarbiah bertajuk matahari
karya HILAL ASYRAF..(www.langitilahi.com)


No comments:
Post a Comment